Adshuda.com

Salam Persaudaraan

Adakah Rasa Takut pada Allah Yang Maha Suci

Allah swt. Berfirman pada hari Qiamat: “Keluarkanlah dari neraka orang yang pernah ingat pada suatu saat kepada-Ku atau orang yang pernah merasa takut kepada-Ku dalam kedudukan apapun “.( HQR Turmudzi yang bersumber dari Anas r.a)

Pada hari kiamat orang-orang akan ditempatkan sesuai dengan amalannya masing-masing; di surga atau neraka.

Allah memerintahkan pada Malaikat Zabaniah untuk mengeluarkan dari neraka hamba-Nya yang pernah beriman dan percaya pada Allah sebagai Rab Yang Maha Esa, atau mentauhidkan-Nya, tetapi mereka mencampurbaurkan amal shaleh dengan perbuatan maksiat. Mereka berhak dijebloskan ke dalam neraka lebih dulu sebagai hukuman kepada mereka dari kotoran dosa. Setelah mereka suci bersih, barulah mereka dikeluarkan dari neraka dan kemudian dimasukan kedalam surga. Dikeluarkan dari api neraka ini dapat dilakukan karena syafa at bagi orang yang diizinkan oleh Allah swt, atau karena pegampunan umum dari ada-Nya.

Inilah yang dimaksudkan dengan kata: “Orang yang pernah ingat akan Daku pada suatu hari”. Yakni orang mukmin yang tadinya pernah ingat kepada Allak swt. Pada suatu hari, pada hari-hari yang dilaluinya ketika hidupnya, atau pernah merasa takut pada Allah swt. dalam kedudukan apapun dimanapun ia berada.

Baca juga:   Populerkan!, Punya Pengalaman atau Kenangan Indah?, Simpan Dengan Baik disini.

Yang dimaksud dengan ingat (dzikir) disini, ialah ingat dengan ikhlas dan niat yang benar dalam meng-Esakan Allah yang dilakukan oleh seorang mu min. Sedang ingatnya seorang kafir daan kaum musyrikin pada Allah dengan lisannya saja, tidak /belum dapat dikatakan dzikir dengan hati yang ikhlas dan niat yang benar.Perhatikan Sabda Nabi saw, yang artinya: Barang siapa yang mengucapkan: “ La Ilaha Illallah dengabn ikhlas dari hatinya, niscaya ia masuk surga”.
Yang dimaksudkan dengan khauf/takut disini adalah menahan nafsu dan semua anggota badannya dari perbuatan maksiat dengan penuh ketaatan.

Takut tanpa menahan nafsu dari perbuatan maksiat tidak termasuk dalam pengertian Hadits Qudsi diatas.

Hadits Qudsi diatas menekankan tentang keutamaan dan kelebihan dzikir dan khauf kepada Allah swt.
Selanjutnya ayat-ayat al-Qur an yang berhubungan dengan Khauf atau takut kepada Allah swt dan adzab-Nya, lebih dari 20 ayat diantaranya dalam Surat An-Naziat: 40 – 41: “Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Rab-Nya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, sesungguhnya surgalah tempat kembali(nya).

Baca juga:   Cara Deteksi dan Mengusir Gangguan Makhluk Halus Dalam Tubuh

Kemudian dalam surat Ali Imran: 175: “Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaithan yang menakut-nakuti dengan pengikut-pengikutnya (kepada kalian). Karena itu janganlah kalian takut kepada mereka, tapi takutlah kepada-Ku, jika kalian benar—benar orang yang beriman.”
Dalam surat an¬-Nahl: 50: “Mereka takut pada Rab-nya yang berkuasa atas mereka dan melaksanakan yang diperintahkan (kepada mereka).”

Setelah mengkaji uraian diatas, seberakah rasa takut kita kepada Allah Yang Maha Suci?, Dia yang Awal dan Akhir yang Maha Hidup dan menghidupi ciptaan-Nya. Dia Allah ada tanpa butuh tempat naungan.

Semoga Taufik dan Rahmat-Nya senantiasa menghias hati kita.

The Author

Admin

Seorang yang biasa dan baru mengenal dunia Internet. Jadikan media sebagai informasi yang bisa membawa manfaat. Silahkan bagikan ke sahabat, kerabat Anda jika artikel diatas ada manfa'atnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adshuda.com © 2013 - 2018, Hak Cipta Hanya Milik Allah. Frontier Theme