Humor Gus Dur

Tidak ada komentar 698 views

Peternak Lebah Ala Gus Dur

Saat Gus Dur menjabat Presiden, Departemen Kehutanan dan Perkebunan (Dephutbun) tidak sepi dari demo. Setiap hari ada saja kelompok yang berdemontrasi didepartemen yang saat itu dipimpin Nur Mahmudu Ismail.

Tuntutan mereka sama, yang mendesak pembatalan pengangkatan Sutjipto sebagai Sekjen Dephutbun.

“Sujtipto terlalu tua, copot saja” teriak salah satu pendemo. “Sujtipto bukan pejabat karir, berikan saja jabatan itu kepada orang dalam!” pekik yang lain. “Pengangkatan Sujtipto berbau KKN, copot saja,” bunyi tulisan sebuah poster yang diacungkan.

Humor Gus Dur ( Joke - Anekdot)

Humor Gus Dur ( Joke – Anekdot)

Rentetan demontrasi yang sempat melumpuhkan sebagian kegiatan Dephutbun itu. Pasalnya, tidak sedikit karyawan yang ikut seta berdemo, yang pada akhirnya menyeret posisi Mentri Nur Mahmudi sendiri. Tapi presiden saat itu berkeras supaya Sujtipto dipertahankan.

Dalam suasana seperti itulah cucu KH Hasyim Asyari itu, melantik pengurus Perhimpunan Peternak Lebah di Jakarta akhir Maret 2000. Dalam pidatonya, Gus Dur diantara lain memapaparkan mengenai kondisi peternakan lebah terkini.

“Kita ini setiap tahun masih mengImport 350 ribu ton lebah dari luar negeri,” tutur dia

“Lah, orang-orang yang berdemo itu, daripada mendemo mentrinya, mbok lebih baik beternak lebah, supaya kita tidak mengimpor lagi.” pinta Gus Dur saat itu.

Gus Dur dipelintir Media

Gus Dur, dalam satu acara peluncuran biografinya, menceritakan tentang kebiasaan salah kutip oleh media masa atas berbagai pernyataan yang pernah dikeluarnya.

Dia mencontohkannya, ketika berkunjung ke Sumatra Utara ditanya soal pernyataan Mentri Senior Singapura Lee Kuan Yew tentang gembong teroris di Indonesia, dia mengatakan, pada saatnya nanti akan mengajarkan demokratisasi di Singapura.

Namun, sambungnya, media massa mengutip dia akan melakukan demo di Singpura.

“walah… walah gitu aja kok repot!”

Cuma Takut Tiga Roda

Suatu hari saat Abdurrahman Wahid menjabat presiden, ada pembicaraan serius. Pembicaraan bertopik isu terhangat dilakukan seusai menghadiri sebuah rapat di Istana Negara.

Diketahi, pembicaraan itu mengenai wabah penyakit demam berdarah yang saat itu melanda kota Jakarta. Gus Dur pun sibuk memperbicangkan penyakit mematikan tersebut.

“Menurut Anda, mengapa penyakit demam berdarah saat ini semakin marak di Jakarta Pak?” tanya seorang mentrinya.

“Ya karena Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso melarang bemo, becak, dan sebentar lagi bajaj dilarang dilarang beredar di kota Jakarta ini. Padahal nyamuk sini cuma takut sama tiga roda.! (rhs)

Share
author
Penulis: 
Seorang yang biasa dan baru mengenal dunia Internet. Kunjungi dan tambahkan sebagai teman Anda ya? Halaman Google Plus Ashuda.com atau Profile Google plus dan Facebook saya

Komentar sesuai akun

Tinggalkan pesan "Humor Gus Dur"

Loading Facebook Comments ...